Sabtu, 18 Agustus 2018

SITUS TAMBANG ORANJE NASSAU, CEROBONG UDARA KE MASA LALU (Sebuah Catatan Lawatan Sejarah Daerah Kalimantan Selatan)





Lawatan sejarah daerah Kalimantan Selatan sejatinya adalah sebuah event yang digagas dan dilaksanakan oleh MGMP Sejarah SMA  Kalimantan Selatan sebagai penerima bantuan fasilitasi event sejarah oleh Direktorat Sejarah Kemendikbud RI.
Sebenarnya dalam program tersebut ada tiga kegiatan yang dilaksanakan yaitu, Lomba Karya Tulis Sejarah untuk siswa SMA/K dan MA se-Kalimantan Selatan, Seminar Sejarah, dan Lawatan Sejarah yang mengangkat tema “Revitalisasi Situs Tambang Oranje Nassau Dalam Sejarah Kalimantan Selatan”

Tema tersebut dipilih sebagai bentuk jawaban atas fakta yang terjadi betapa masih minimnya pengetahuan dan pemahaman kita (warga Kalimantan Selatan) tentang keberadaan dan peran Situs Tambang Oranje Nassau dalam sejarah lokal Kalimantan Selatan.

Tambang Oranje Nassau ini menjadi saksi sekaligus titik awal dari meletusnya Perang Banjar, dimana pada 28 April 1959  Pasukan Antasari mengepung dan menyerang tambang ini dan menyebabkan munculnya perlawanan-perlawanan lainnya di seluruh wilayah kesultanan Banjar di sepanjang DAS Barito.

Kamis, 17 Mei 2018

Aceh, Emansipasi dan Kejayaan dalam Tiupan Samudera



 Aceh, dan Pintu-Pintu Ke Masa Lalu (2)

Pukul 06.30 WIB, selepas sarapan pagi kami para pendamping dan peserta kegiatan Lawatan Sejarah Nasional ke 16 tahun2018 telah bersiap dengan seragam dan perlengkapan masing-masing.
Sementara para penitia melakukan sesi charging kepada para peserta, kami para pendamping menjalani sesi “ramah-tamah” ngobrol dengan sesama.

Sedangkan penumpang bis enam, memulai aktifitas dengan pengecekan daftar penumpang oleh panitia, yang tampaknya mulai hafal wajah dan nama kami para penghuni kursi bis nomor enam.
Bis nomor enam sedikit berbeda dengan bus lainnya karena penumpangnya hanya para pendamping  (para guru dan pendamping dari BPNB daerah) dan peserta dari komunitas-komunitas lokal Aceh (sejarah dan blogger).

Karena struktur penumpang demikian, maka hampir disetiap sesi terjadi perubahan ada daftar manifest penumpang dengan hadirnya beberapa wajah baru.
...

Selasa, 08 Mei 2018

Aceh dan Pintu-Pintu Ke Masa Lalu (1)



Aceh adalah salah satu tempat dengan sejarah yang teramat panjang di Indonesia. Sejarah tersebut membentang dari masa pra aksara sampai dengan masa sekarang. Ada banyak tokoh dan peristiwa besar yang muncul dan terjadi di Aceh. Hingga akhirnya kemanapun kita menjelajah, tempat-tempat bernilai historis akan dapat kita temui. Seumpama pintu-pintu yang siap mengantarkan kita menyelinap ke masa lalu.

Sejarah Aceh yang teramat panjang tentunya tidak bisa dipisahkan dari kondisi  geografisnya. Aceh mempunyai letak   yang begitu strategis, berada di ujung barat pulau Sumatera telah menjadikan Aceh sebagai daerah terdepan dalam persentuhan dengan pihak luar. 

Senin, 07 Mei 2018

Aceh, Keistimewaannya Ada Pada Semua Sudut...



 
Bandar Udara Internasional Sultan Iskanda Muda, Banda Aceh
Tidak ada daerah yang begitu istimewa dalam sejarah Indonesia, melainkan Aceh. Semenjak sejraha negeri ini digelar, Aceh selalu hadir dalam setiap bab dan sudut pandang tentang negeri ini.  Aceh menjadi begitu familiar oleh siapa saja.

Berkunjung ke Aceh, merupakan salah satu mimpi dalam kehidupan Saya, yang entah melalui cara apa untuk mewujudkannya. Hingga kesempatan tersebut akhirnya datang dalam bentuk keikutsertaan dalam kegiatan Lawatan Sejarah Nasional ke 16 yang diselenggarakan oleh Direktorat Sejarah, Kementrian Pendidikan Nasional yang bertempat di Propinsi Aceh 27 April sampai dengan 1 Mei 2018.

Sabtu, 31 Maret 2018

Download Tempalate Bagan Model Bisnis Canvas (MBC)



Bagan MBC
Model Bisnis Canvas (disingkat MBC) adalah salah satu model dalam membuat perencanaan bisnis (bisnis plan). 

Dalam model MBC ini perencanaan bisnis dibuat dalam sebuah bagan (chart) yang terdiri dari sembilan unsur baku yang harus diisi oleh pebisnis, yaitu :

Sabtu, 24 Maret 2018

PARA PENGENDALI RAKIT : KISAH SI ANAK MAGANG


Sang Pengendali

 Kapan terakhir ke Loksado?
Saran saya, jangan sampai kamu melewatkan sesi bamboo rafting, jika berlibur ke sini.
Menyusuri aliran sungai Amandit dengan menaiki rakit yang dibuat dari batang-batang bamboo, dan dilemparkan oleh arus deras menuju ke riam-riam deras  melemparkan percikkan air sungai nan segar membasahi muka dan tubuh kita, sungguh sebuah sensasi yang luar biasa!

Jumat, 16 Maret 2018

Short Trip In Loksado !

Jembatan gantung lama yang menghubungkan Loklahung dengan Malaris


Finally, setelah menempuh perjalanan yang lumayan panjang, akhirnya  Saya kembali bisa menginjakkan kaki di Loksado, sebuah daerah nan elok yang sebenarnya  tidak terlalu jauh dari Banjarmasin, namun perlu waktu sekitar delapan tahun bagi  unutk bisa kembali dan menikmati keindahan tempat ini.
Meski Loksado lebih dikenal sebagi tempat wisata alam yang indah, namun bagi saya Loksado menawarkan sesuatu yang lebih dari itu.
Berada di tengah pegunungan Meratus dengan mayoritas penduduknya  berasal dari suku Dayak Meratus, Loksado menghadirkan sebuah eksotisme budaya yang luar biasa dan menarik untuk diselami.Nilai budaya dan tradisi yang khas masih nampak dalam aktifitas warga sehari-hari.